Daftar 10 Pemegang Bitcoin Terbesar di Dunia
Bitcoin bukan hanya dimiliki oleh investor ritel. Dalam perkembangannya, kepemilikan Bitcoin juga semakin terkonsentrasi pada perusahaan, pemerintah, institusi keuangan, bursa kripto, hingga sejumlah alamat wallet berisi puluhan bahkan ratusan ribu BTC.
Namun, menentukan siapa yang benar-benar menjadi pemegang Bitcoin terbesar di dunia bukan perkara sederhana. Blockchain Bitcoin memang transparan, tetapi alamat wallet tidak otomatis mengungkap identitas pemiliknya. Selain itu, satu entitas dapat mengendalikan banyak alamat, sementara satu alamat milik bursa dapat menyimpan Bitcoin milik jutaan pengguna.
Berdasarkan data terbaru yang tersedia pada Agustus 2026, terdapat sejumlah pemegang Bitcoin dengan kepemilikan yang sangat besar. Salah satu yang paling menonjol adalah Strategy, perusahaan publik asal Amerika Serikat yang memiliki lebih dari 840 ribu BTC. Di sisi pemerintah, Amerika Serikat tercatat memiliki sekitar 329.693 BTC dalam data treasury yang dipantau CoinGecko. (CoinGecko)
Di sisi lain, jika yang dihitung adalah alamat Bitcoin terbesar, wallet cold storage milik Binance berada di posisi teratas dengan sekitar 248.598 BTC. Akan tetapi, Bitcoin tersebut tidak dapat dianggap sebagai kekayaan pribadi Binance karena sebagian besar merupakan aset yang disimpan untuk pengguna bursa. (BitInfoCharts)
10 Pemegang Bitcoin Terbesar di Dunia
Berikut daftar yang menggabungkan pemegang yang identitasnya diketahui—seperti perusahaan dan pemerintah—dengan konteks mengenai kepemilikan wallet besar. Angka dapat berubah karena transaksi Bitcoin berlangsung setiap saat.
| PeringkatPemegangJenisPerkiraan BTC | |||
| 1 | Strategy | Perusahaan | 840.447 BTC |
| 2 | Amerika Serikat | Pemerintah | 329.693 BTC |
| 3 | China | Pemerintah | 190.000 BTC |
| 4 | Inggris Raya | Pemerintah | 61.245 BTC |
| 5 | Twenty One Capital | Perusahaan | 43.514 BTC |
| 6 | Metaplanet | Perusahaan | 43.000 BTC |
| 7 | MARA Holdings | Perusahaan | 35.303 BTC |
| 8 | Bitcoin Standard Treasury Company | Perusahaan | 30.021 BTC |
| 9 | Galaxy Digital | Perusahaan | 25.723 BTC |
| 10 | Bullish | Perusahaan | 23.300 BTC |
Data treasury tersebut dipantau CoinGecko dan mencakup perusahaan publik serta pemerintah. Pada saat data diakses, 192 institusi yang masuk dalam pelacakan CoinGecko memiliki total sekitar 1,90 juta BTC. (CoinGecko)
Catatan: daftar di atas tidak sama dengan daftar 10 alamat wallet Bitcoin terbesar. Wallet exchange, alamat hasil penyitaan, dan alamat anonim dapat memiliki saldo lebih besar, tetapi identitas serta status kepemilikannya harus dianalisis secara berbeda.
1. Strategy — 840.447 BTC
Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, merupakan salah satu perusahaan yang paling agresif menjadikan Bitcoin sebagai aset treasury.
Menurut data CoinGecko yang diperbarui pada Agustus 2026, Strategy memiliki sekitar 840.447 BTC, atau sekitar 4,002 persen dari total pasokan Bitcoin. Jumlah tersebut menjadikan Strategy sebagai pemegang Bitcoin terbesar di antara perusahaan publik yang tercatat dalam data treasury tersebut. (CoinGecko)
Strategi perusahaan ini berbeda dari perusahaan yang sekadar menyimpan sebagian kecil kas dalam Bitcoin. Sejak 2020, Strategy secara konsisten menggunakan berbagai metode pendanaan untuk memperoleh tambahan Bitcoin.
Besarnya kepemilikan membuat pergerakan harga Bitcoin memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai aset digital perusahaan.
Namun, penting dipahami bahwa jumlah BTC yang dimiliki perusahaan tidak sama dengan keuntungan yang sudah direalisasikan. Nilai kepemilikan dapat naik atau turun mengikuti harga pasar Bitcoin.
2. Amerika Serikat — 329.693 BTC
Amerika Serikat merupakan salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia pada kategori pemerintah.
CoinGecko mencatat kepemilikan pemerintah Amerika Serikat sekitar 329.693 BTC. Kepemilikan tersebut terutama berkaitan dengan Bitcoin yang diperoleh melalui penyitaan dan proses penegakan hukum. (CoinGecko)
Berbeda dengan perusahaan seperti Strategy, Bitcoin pemerintah Amerika Serikat tidak diperoleh semata-mata sebagai strategi investasi korporasi.
Aset kripto dapat disita dalam berbagai kasus hukum, sehingga jumlah Bitcoin yang berada dalam penguasaan pemerintah dapat berubah mengikuti proses hukum, penyitaan, pelepasan, maupun kebijakan pengelolaan aset.
Karena itu, ketika membahas Bitcoin milik pemerintah, istilah “memiliki” perlu dibedakan dari Bitcoin yang dibeli secara langsung sebagai investasi.
3. China — sekitar 190.000 BTC
China juga tercatat sebagai salah satu pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar, dengan estimasi sekitar 190.000 BTC dalam data CoinGecko. (CoinGecko)
Kepemilikan tersebut banyak dikaitkan dengan aset kripto yang diperoleh melalui proses penyitaan.
Angka ini juga perlu dibaca dengan hati-hati karena tidak semua kepemilikan pemerintah dapat diverifikasi dengan tingkat transparansi yang sama seperti kepemilikan perusahaan publik.
Dengan karakteristik Bitcoin yang transparan di blockchain tetapi identitas pemilik wallet tidak selalu diketahui, estimasi kepemilikan pemerintah dapat berbeda antar-sumber.
4. Inggris Raya — 61.245 BTC
Inggris Raya berada di antara negara dengan kepemilikan Bitcoin pemerintah terbesar.
Data CoinGecko menunjukkan sekitar 61.245 BTC berada dalam kategori pemerintah Inggris Raya. (CoinGecko)
Seperti Amerika Serikat dan China, kepemilikan tersebut tidak boleh langsung diasumsikan sebagai investasi Bitcoin yang dilakukan pemerintah melalui pasar.
Sebagian besar Bitcoin yang dikuasai pemerintah dapat berasal dari penyitaan dalam perkara kriminal atau proses penegakan hukum.
5. Twenty One Capital — 43.514 BTC
Twenty One Capital merupakan salah satu perusahaan baru yang muncul dalam daftar perusahaan dengan treasury Bitcoin terbesar.
CoinGecko mencatat kepemilikan sekitar 43.514 BTC, menempatkannya di atas sejumlah perusahaan pertambangan Bitcoin yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pemegang BTC besar. (CoinGecko)
Kemunculan Twenty One Capital menunjukkan perubahan menarik dalam industri cryptocurrency.
Bitcoin treasury tidak lagi hanya menjadi strategi perusahaan teknologi atau perusahaan pertambangan. Model tersebut semakin banyak digunakan oleh perusahaan yang secara khusus membangun strategi bisnis dan struktur modal di sekitar kepemilikan Bitcoin.
6. Metaplanet — 43.000 BTC
Perusahaan Jepang Metaplanet juga masuk dalam daftar teratas dengan kepemilikan sekitar 43.000 BTC. (CoinGecko)
Metaplanet menjadi salah satu contoh paling menonjol dari tren perusahaan Asia yang menjadikan Bitcoin sebagai bagian penting dari strategi treasury.
Perusahaan tersebut secara bertahap meningkatkan kepemilikan Bitcoin sehingga posisinya kini berada di antara pemegang korporasi terbesar di dunia.
Strategi tersebut membuat Metaplanet menjadi salah satu perusahaan yang paling banyak diperhatikan dalam perkembangan Bitcoin treasury di Asia.
7. MARA Holdings — 35.303 BTC
MARA Holdings merupakan perusahaan yang memiliki hubungan langsung dengan industri pertambangan Bitcoin.
Data CoinGecko menunjukkan MARA memiliki sekitar 35.303 BTC. (CoinGecko)
Berbeda dari perusahaan yang membeli Bitcoin terutama melalui pasar, perusahaan pertambangan dapat memperoleh Bitcoin melalui proses mining.
Dalam industri mining, Bitcoin yang berhasil ditambang dapat disimpan sebagai aset treasury atau dijual untuk membiayai operasional, sehingga jumlah kepemilikan perusahaan dapat berubah dari waktu ke waktu.
MARA merupakan salah satu perusahaan yang menunjukkan bagaimana aktivitas pertambangan dapat menghasilkan akumulasi Bitcoin dalam jumlah besar.
8. Bitcoin Standard Treasury Company — 30.021 BTC
Bitcoin Standard Treasury Company tercatat memiliki sekitar 30.021 BTC menurut data CoinGecko. (CoinGecko)
Perusahaan ini merupakan bagian dari tren baru perusahaan yang membangun strategi treasury dengan Bitcoin sebagai aset utama.
Model seperti ini berbeda dengan perusahaan tradisional yang hanya memiliki sedikit Bitcoin sebagai diversifikasi aset.
Semakin banyak perusahaan publik yang menjadikan Bitcoin sebagai bagian penting dari neraca mereka, semakin besar pula perhatian investor terhadap hubungan antara harga saham perusahaan dan harga Bitcoin.
9. Galaxy Digital — 25.723 BTC
Galaxy Digital tercatat memiliki sekitar 25.723 BTC dalam data treasury CoinGecko. (CoinGecko)
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor aset digital dan layanan keuangan, Galaxy Digital memiliki posisi yang berbeda dari perusahaan pertambangan maupun perusahaan teknologi biasa.
Kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar mencerminkan keterlibatan perusahaan tersebut dalam ekosistem aset digital.
Namun, jumlah BTC yang tercatat dalam data perusahaan tetap harus dibedakan dari Bitcoin yang mungkin hanya dikelola atau disimpan untuk klien.
10. Bullish — 23.300 BTC
Bullish berada di posisi berikutnya dengan sekitar 23.300 BTC menurut data treasury CoinGecko. (CoinGecko)
Bullish merupakan perusahaan yang berkaitan erat dengan industri perdagangan dan infrastruktur aset digital.
Kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar menempatkannya di antara perusahaan publik dengan cadangan BTC terbesar.
Posisinya juga menunjukkan bahwa konsentrasi Bitcoin tidak hanya terjadi pada perusahaan yang melakukan mining atau perusahaan yang secara khusus menerapkan strategi treasury.
Bagaimana dengan Satoshi Nakamoto?
Membahas pemegang Bitcoin terbesar tentu tidak lengkap tanpa menyebut Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin dengan identitas yang hingga kini belum terbukti secara definitif.
Satoshi diperkirakan mengendalikan sekitar 1,1 juta BTC berdasarkan analisis terhadap pola penambangan Bitcoin pada periode awal jaringan. Binance Academy juga mencatat estimasi tersebut, sekaligus menekankan bahwa Bitcoin yang dikaitkan dengan Satoshi belum berpindah. (Binance)
Jika estimasi tersebut benar, Satoshi secara teori merupakan salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia dan jumlahnya bahkan melebihi kepemilikan Strategy.
Namun, Satoshi tidak dapat ditempatkan secara sederhana dalam daftar pemegang yang terverifikasi seperti perusahaan publik.
Alasannya adalah tidak ada laporan kepemilikan resmi dari seseorang bernama Satoshi Nakamoto. Estimasi tersebut berasal dari analisis blockchain dan pola aktivitas penambangan pada masa awal Bitcoin.
Karena itu, lebih tepat menyebut “Bitcoin yang diperkirakan dikaitkan dengan Satoshi Nakamoto” daripada menyatakan bahwa 1,1 juta BTC tersebut telah terbukti dimiliki oleh satu individu.
Wallet Bitcoin Terbesar Tidak Selalu Berarti Pemiliknya Orang Terkaya
Data blockchain menunjukkan bahwa alamat Bitcoin terbesar saat ini dapat memiliki lebih dari 200 ribu BTC.
BitInfoCharts mencatat alamat terbesar dengan saldo sekitar 248.598 BTC dan mengidentifikasinya sebagai cold wallet Binance. Alamat besar lainnya juga dikaitkan dengan Binance, Robinhood, Bitfinex, Tether, serta sejumlah wallet yang berkaitan dengan aset hasil peretasan atau penyitaan. (BitInfoCharts)
Ini merupakan salah satu hal yang sering disalahpahami ketika membahas “orang terkaya Bitcoin”.
Sebuah wallet dengan saldo 248 ribu BTC tidak berarti satu orang memiliki Bitcoin senilai tersebut.
Mengapa?
Karena bursa cryptocurrency menggunakan wallet untuk menyimpan aset milik banyak pengguna.
Sebagai contoh, ketika ribuan pengguna menyimpan Bitcoin di sebuah exchange, aset tersebut dapat dikonsolidasikan ke dalam sejumlah cold wallet. Akibatnya, satu alamat dapat memiliki saldo Bitcoin yang sangat besar.
Dengan demikian:
Wallet terbesar ≠ individu terkaya.
10 Wallet Bitcoin Terbesar
Jika yang dihitung adalah alamat blockchain, bukan pemilik yang teridentifikasi, daftar tersebut terlihat sangat berbeda.
Data BitInfoCharts yang diperbarui pada Agustus 2026 menunjukkan beberapa alamat terbesar sebagai berikut: (BitInfoCharts)
| PeringkatIdentifikasi WalletBTC | ||
| 1 | Binance Cold Wallet | 248.598 BTC |
| 2 | Binance Cold Wallet | sekitar 200.818 BTC |
| 3 | Robinhood Cold Wallet | 140.850 BTC |
| 4 | Bitfinex Cold Wallet | 130.010 BTC |
| 5 | Tether | 96.932 BTC |
| 6 | Bitfinex Hack Recovery | 94.643 BTC |
| 7 | Wallet besar belum teridentifikasi | 91.850 BTC |
| 8 | Mt. Gox Hack | 79.957 BTC |
| 9 | Wallet besar belum teridentifikasi | 78.317 BTC |
| 10 | “Mr. 100” | sekitar 73.924 BTC |
Data ini memperlihatkan mengapa daftar “pemegang Bitcoin terbesar” harus dibedakan dari daftar “alamat Bitcoin dengan saldo terbesar”. (BitInfoCharts)
Mengapa Sulit Menentukan Pemegang Bitcoin Terbesar?
Bitcoin menggunakan sistem blockchain publik. Semua transaksi dapat dilihat, tetapi identitas orang di balik sebuah alamat tidak otomatis diketahui.
Ada beberapa alasan mengapa menentukan pemilik sebenarnya cukup sulit.
1. Satu orang dapat memiliki banyak wallet
Seorang investor dapat menggunakan beberapa alamat untuk alasan keamanan, privasi, atau pengelolaan aset.
2. Satu wallet dapat mewakili banyak orang
Exchange dapat menyimpan Bitcoin milik jutaan pelanggan dalam sejumlah alamat utama.
3. Identitas pemilik tidak tertulis di blockchain
Blockchain mencatat alamat dan transaksi, bukan nama lengkap pemilik.
4. Wallet dapat berpindah pengelola
Sebuah alamat dapat dikaitkan dengan suatu entitas berdasarkan pola transaksi atau analisis blockchain, tetapi atribusi tersebut dapat berubah jika ditemukan bukti baru.
5. Data perusahaan dan blockchain berbeda
Perusahaan publik biasanya melaporkan Bitcoin melalui laporan keuangan atau pengumuman resmi. Data blockchain menunjukkan saldo alamat, tetapi tidak selalu menunjukkan hubungan hukum antara alamat tersebut dan suatu perusahaan.
Bitcoin Semakin Banyak Dimiliki Institusi
Perkembangan beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan besar dalam struktur kepemilikan Bitcoin.
Dulu pembahasan Bitcoin lebih banyak berpusat pada individu, miner, dan investor awal. Kini perusahaan publik dan pemerintah menjadi bagian penting dari ekosistem kepemilikan Bitcoin.
CoinGecko saat ini melacak 192 institusi dari 37 negara dengan total sekitar 1,90 juta BTC, setara sekitar 9,06 persen dari total pasokan Bitcoin. (CoinGecko)
Strategy menjadi perusahaan dengan kepemilikan terbesar, sementara Amerika Serikat menjadi pemerintah dengan kepemilikan terbesar dalam daftar tersebut.
Pertumbuhan treasury Bitcoin juga menunjukkan bahwa aset digital tersebut semakin diperlakukan sebagai aset neraca oleh sebagian perusahaan.
Namun, keputusan perusahaan untuk menyimpan Bitcoin tetap memiliki risiko. Nilai aset dapat mengalami perubahan besar ketika harga Bitcoin bergerak naik atau turun.
Apakah Pemegang Bitcoin Terbesar Pasti Paling Untung?
Tidak.
Jumlah Bitcoin yang besar tidak otomatis berarti keuntungan yang besar.
Profit atau kerugian bergantung pada beberapa faktor, termasuk:
- harga saat Bitcoin diperoleh;
- harga Bitcoin saat ini;
- biaya pendanaan;
- biaya penyimpanan dan operasional;
- apakah Bitcoin telah dijual;
- kewajiban perusahaan atau institusi;
- struktur pembiayaan yang digunakan untuk membeli Bitcoin.
Karena itu, membandingkan jumlah BTC saja tidak cukup untuk menentukan siapa yang paling sukses secara finansial.
Kesimpulan
Daftar pemegang Bitcoin terbesar di dunia memperlihatkan bahwa kepemilikan cryptocurrency kini tidak lagi didominasi investor individu.
Strategy menjadi perusahaan dengan kepemilikan Bitcoin terbesar dalam data treasury terbaru, dengan sekitar 840.447 BTC. Di tingkat pemerintah, Amerika Serikat tercatat memiliki sekitar 329.693 BTC, sementara China dan Inggris Raya juga berada di jajaran teratas. (CoinGecko)
Di luar daftar institusi yang identitasnya diketahui, terdapat pula alamat Bitcoin dengan saldo yang jauh lebih besar daripada sebagian besar investor individu. Namun, alamat tersebut dapat merupakan cold wallet exchange, aset hasil penyitaan, wallet perusahaan, atau alamat yang pemiliknya belum diketahui. (BitInfoCharts)
Sementara itu, Satoshi Nakamoto tetap menjadi kasus khusus. Estimasi sekitar 1,1 juta BTC sering dikaitkan dengan pencipta Bitcoin tersebut, tetapi jumlah tersebut merupakan estimasi berdasarkan analisis blockchain dan bukan kepemilikan yang telah dikonfirmasi secara resmi. (Binance)
Dengan demikian, ketika mencari tahu siapa pemegang Bitcoin terbesar di dunia, penting untuk membedakan antara individu, perusahaan, pemerintah, exchange, dan alamat blockchain. Perbedaan tersebut sangat penting agar data tidak disalahartikan.
Catatan Data
Data kepemilikan Bitcoin dapat berubah sewaktu-waktu karena transaksi berlangsung secara terus-menerus. Angka dalam artikel ini mengacu pada data yang tersedia pada Agustus 2026 dan dapat berbeda dengan sumber lain karena waktu pengambilan data, metode atribusi wallet, maupun perubahan kepemilikan.
Nilai Bitcoin dalam dolar AS juga berubah mengikuti harga pasar.
Khusus untuk wallet exchange, saldo yang tercatat tidak dapat dianggap sebagai kekayaan pribadi perusahaan karena dapat mencakup Bitcoin milik pengguna. Demikian pula, estimasi kepemilikan Satoshi Nakamoto tidak boleh diperlakukan sebagai angka yang telah dikonfirmasi secara resmi.
Meta Title: Daftar 10 Pemegang Bitcoin Terbesar di Dunia
Meta Description: Siapa pemegang Bitcoin terbesar di dunia? Simak daftar perusahaan, pemerintah, wallet besar, hingga estimasi kepemilikan Satoshi Nakamoto.
URL Slug: pemegang-bitcoin-terbesar-di-dunia
Focus Keyword: pemegang Bitcoin terbesar di dunia
FAQ
Siapa pemegang Bitcoin terbesar di dunia?
Untuk pemegang institusional yang dapat diidentifikasi, Strategy merupakan pemegang Bitcoin terbesar dengan sekitar 840.447 BTC menurut data treasury terbaru. (CoinGecko)
Berapa Bitcoin yang diperkirakan dimiliki Satoshi Nakamoto?
Satoshi Nakamoto diperkirakan terkait dengan sekitar 1,1 juta BTC berdasarkan analisis aktivitas penambangan awal Bitcoin. Angka tersebut merupakan estimasi, bukan kepemilikan yang telah dikonfirmasi secara resmi. (Binance)
Perusahaan mana yang memiliki Bitcoin terbanyak?
Strategy merupakan perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar dalam data CoinGecko, sekitar 840.447 BTC. (CoinGecko)
Negara mana yang memiliki Bitcoin terbanyak?
Amerika Serikat merupakan pemerintah dengan kepemilikan Bitcoin terbesar dalam data treasury CoinGecko, sekitar 329.693 BTC. (CoinGecko)
Apakah wallet Bitcoin terbesar dimiliki satu orang?
Belum tentu. Wallet terbesar dapat berupa cold wallet exchange yang menyimpan Bitcoin milik banyak pengguna. Karena itu, saldo sebuah alamat tidak otomatis menunjukkan kekayaan pribadi satu individu. (BitInfoCharts)
Apakah jumlah Bitcoin yang dimiliki perusahaan bisa berubah?
Ya. Perusahaan dapat membeli, menjual, menambang, atau memindahkan Bitcoin sehingga jumlah kepemilikannya dapat berubah dari waktu ke waktu.



